spot_img
spot_img
BerandaBERITAPemerintahan Lebih Profesional: Pemkab Lima Puluh Kota Mulai Lelang 6 Jabatan Kepala...

Pemerintahan Lebih Profesional: Pemkab Lima Puluh Kota Mulai Lelang 6 Jabatan Kepala OPD

SITUJUH BANDA DALAM – Pemkab Lima Puluh Kota akan melelang enam jabatan eselon II untuk mengisi posisi strategis kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih kosong. Rencana seleksi terbuka ini disampaikan Kepala Bidang Pengembangan dan Disiplin ASN, Khamzurni, usai pelantikan pejabat yang digelar di lahan pertanian Nagari Taram.

Enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang akan dilelang yaitu:

  1. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
  2. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
  3. Kepala Dinas Kesehatan
  4. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKP-SDM)
  5. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda)
  6. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

“Untuk enam posisi jabatan yang masih kosong akan dilelang melalui mekanisme seleksi terbuka,” ujar Khamzurni.

Pengumuman lelang jabatan ini muncul setelah Bupati H. Safni Sikumbang dan Wakil Bupati Ahlul Barito Resha merotasi serta melantik 119 pejabat eselon II, III, dan IV. Sebanyak 17 di antaranya adalah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.

Beberapa pejabat yang mengalami rotasi di antaranya Nofriadi Syukri yang dipindah ke Dinas Lingkungan Hidup dan Perumahan Rakyat, Afri Efendi ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Yulia Masna yang kini menjabat Staff Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.

Selain itu, sejumlah perubahan penting juga terjadi pada jajaran eselon II, seperti penunjukan Alfian sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra, Win Hariadi sebagai Asisten Administrasi Umum, serta Aneta Budi sebagai Sekretaris DPRD Lima Puluh Kota.

Bupati Safni sengaja memilih lahan pertanian sebagai lokasi pelantikan agar para pejabat merasakan langsung kondisi masyarakat di lapangan.

“Pelantikan di lahan pertanian ini agar bapak dan ibu merasakan terik panas yang juga dirasakan masyarakat. Selama ini pelantikan selalu dilakukan di ruangan ber-AC,” kata Bupati Safni.

Ia juga menegaskan bahwa pelantikan tersebut tidak menggunakan anggaran APBD dan sepenuhnya dilakukan secara gotong royong.

“Ini bentuk dukungan kita terhadap ketahanan pangan. Tidak ada anggaran APBD digunakan, semuanya gotong royong. Bahkan saya perintahkan yang dilantik membawa nasi sendiri,” ujar Bupati Safni.

Pelantikan berlangsung hikmat, dihadiri Forkopimda, Ketua DPRD Doni Ikhlas, anggota DPRD, seluruh wali nagari, camat, tokoh masyarakat, dan puluhan ASN dari berbagai OPD.

BERITA TERBARU

Iklan

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

DUKCAPIL

Related News